KHASIAT DAN MANFAAT SURAT AL FATH AYAT 1-4

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Cerita Nabi Ishaq A.S

Cerita Nabi Ishaq

Sebuah cerita islami yang mengulas tentang cerita nabi ishaq, Seperti yang pernah diceritakan pada cerita sebelumnya, yaitu mengenai cerita Nabi ismail yang merupakan anak Nabi Ibrahim dari istri keduanya yang bernama siti hajar. Setelah dikaruniai anak dari siti hajar oleh Allah SWT, Nabi Ibrahim berdoa memohon kepada Allah Yang Maha Kuasa agar dikaruniai anak dari istri pertamanya yang bernama Siti Sarah. Yang merupakan istri yang selalu setia bersamanya dalam menegakkan kalimatullah. Allah pun mendengar dan mengabulkan doa dari hamba yang dikasihinya tersebut, kemudian mengurus beberapa malaikat dalam wujud manusia untuk menyampaikan kembar gembira kepada Nabi Ibrahim bahwa akan lahir seorang anak dari istri pertamanya yaitu Siti Sarah. Selain kabar itu, malaikat juga memberitahu bahwa mereka juga akan pergi mendatangi kaum Nabi Luth  untuk menajtuhkan azab kepada kaum yang sesat dan kembali kepada jalan Allah.

Saat beberapa malaikat itu  mendatangi Nabi Ibrahim, tentunya Nabi Ibrahim menyambut para malaikat itu dengan sangat baik serta mempersilahkan mereka untuk duduk di ruang tamu, lalu ia pun segera menyiapkan jamuan makan untuk para malaikat itu. Nabi Ibrahim merupakan hamba Allah yang selalu memuliakan tamu, selain itu ia juga merupakan orang yang dermawan. Beberapa saat kemudian, suami istri sarah ini datang daging anak saping gemuk yang telah dipanggang lalu menghidangkan kepada tamunya tersebut. Meski telah dihidangkan makanan dan minuman yang lezat, namun mereka tidak makan dan minum jamuan yang telah disajikan oleh Nabi Ibrahim. Tentunya hal itu membuat Nabi Ibrahim takut terhadap tamu tamunya itu, kemudian para malaikat itu menenangkan dan member tahu siapa mereka dan menyampaikan kabar gembira bahwa akan lahir seorang anak yang alim.

Cerita Nabi Ishaq– Pada saat yang bersamaan, istri Nabi Ibrahim mendengar pembicaraan antara malaikat dengan Nabi Ibrahim. Ia pun datang menghampiri mereka dengan keheranan terhadap kabar yang mereka bawa. Ia bingung bagaimana mungkin ia akan melahirkan, padahal ia merupakan wanita yang telah tua dan juga mandul, saat itu usianya telah mencapai 90 tahun. Sementara itu suaminya juga telah berusia lanjut. Hal tersebut juga tertulis dalam Al Qur an yang berbunyi sebagai berikut

Istri berkata : “Sungguh mengherankan, apakah aku akan melahirkan anak padahal aku adalah seorang perempuan tua, dan ini suamiku pun dalam keadaan yang sudah tua pula? Sesungguhnya ini benar-benar suatu yang sangat aneh” (Qs. 11 : 72)

Maka malaikat pun berkata ; mereka berkata “Demikianlah Tuhanmu memfirmankan”, sesungguhnya Dialah yang maha bijaksana lagi maha mengetahui” (QS 51 : 30)

Mendengar berita itu, Nabi Ibrahim as pun menjadi tenang dan berbahagia, mereka sangat bersyukur kepada Allah SWT atas adanya kabar tersebut. Sebagaimana yang telah difirmankan dalam Al Qur an

“dan ingatlah hamba-hamba kami : Ibrahim, Ishaq, dan Ya’qub yang mempunyai perbuatan perbuatan yang besar dan ilmu ilmu yang tinggi. Sesungguhnya kami telah mensucikan mereka dengan (menganugrahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat. Dan sesungguhnya mereka pada sisi kami benar-benar termasuk orang-orang pilihanyang paling baik (QS : 38 : 45 – 47)

Dan yang dinanti-nantinya ternyata akan tiba. Selang beberapa waktu, maka datanglah apa yang dinantikan itu, yaitu siti sarah melahirkan seorang anak yang kemudian diberi nama Ishaq oleh Nabi Ibrahim as. Saat itu, usia Nabi Ibrahim as telah 100 tahun.  Nabi Ishaq as lahir empat belas tahun setelah kelahiran Nabi ismail as

Al Qur’anul karim tidak menyebuatkan secara panjang lebar kisah Nabi isaq as, demikin pula tentang kaum yang kepada mereka diutus Nabi Ishaq. Namuun Allah memuji Nabi Ishaq as di beberapa tempat dalam al qur an, antara lain sebagai berikut :

“dan ingatlah hamba-hamba kami : Ibrahim, Ishaq, dan Ya’qub yang mempunyai perbuatan perbuatan yang besar dan ilmu ilmu yang tinggi. Sesungguhnya kami telah mensucikan mereka dengan (menganugrahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat. Dan sesungguhnya mereka pada sisi kami benar-benar termasuk orang-orang pilihanyang paling baik (QS : 38 : 45 – 47)

Sementara itu dalam sabdanya, Nabi Muhammad saw juga memuji Nabi Ishaq as. :

“yang mulia putera yang mulia, putera yang mulia dan putera yang mulia adalah Yusuf putera Ya’qub, putera Ishaq, putera Ibrahim” (Hr. Bukhari dan muslim)

Ahli kitab menyebutkan bahwa Nabi Ishaq as ketika menikah dengan Rafqah binti batu’il saat ayahnya yaitu ibraim as masih hidup, saat itu usianya telah mencapai 40 tahun. Dan istrinya juga sempat menjadi mandul seperti ibunya, maka Nabi Ishaq as pun berdoa memohon kepada Allah untuknya, sehingga istrinya pun hamil dan melahirkan putera kembar yang pertama bernama ‘Iishuu. Orang-orang arab menyebutnya ‘Ish; ia merupakan nenek moyang dari bangsa romawi. Yang kedua bernama Ya’qub. Disebut Ya’qub kare ia terlahir dalam keadaan memegang tumit saudaranya. Putra Ishaq yang bernama Ya’qub inilah yang nantinya menjadi Nabi dan rasul Allah dan Nabi Ya’qub akan mendapat keturunan yang banyak, di antaranya Nabi yusuf as yang menjadi menjadi Nabi dan rasul. Dan dari Nabi Ishaq as inilah menurunkan Nabi-Nabi dari bani israil yang kemudian sampai pada Isa as. Setelah Nabi isa as, kemudian diakhiri dengan Nabi muhammad dari keturunan Nabi Ismai as.

Setelah Nabi Ishaq as menyeleseaikan tugasnya sebagai Nabi dan rasul utusan Allah, ia meninggal dunia pada usia 180 tahun dan dimakamkan di Jirun, yang saat ini menjadi kota yang bernama  Madinah.

Itulah ulasan mengenai cerita Nabi Ishaq as, tentang asal usul, kehidupan, dan kesabarannya. Semoga kita dapat mengambil hikmah dari cerita Nabi di atas. Aamiin.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Turi-Turi Putih

Turi turi putih…
Ditandur neng kebon agung,
Turi-turi putih…
Ditandur ning kebon agungCemleret tiba nyemplung
Mbok iro kembange apa,Mbok iro – Mbok iro …
Mbok iro kembange apa,…Kembang-kembang tebu …
Kembang tebu cacahe pitu
Kembang-kembang tebu …
Kembang tebu cacahe pitu

Kang mituhu marang guru
Ben lakune ora kliru

Mbok iro – bok iro …
Mbok iro kembange apa,

Kembang-kembang jambe …
Kembang jambe di ronce-ronce
Kembang-kembang jambe …
Kembang jambe di ronce-ronce

Rungokno pituture
Ben ra getun tembe mburine

Mbok iro – Mbok iro …
Mbok iro kembange apa,

Kembang-kembang waru …
Kembang waru di wiru-wiru
Kembang-kembang waru …
Kembang waru di wiru-wiru

Opo to tegese guru
Digugu ugo di tiru

Mbok iro – Mbok iro …
Mbok iro kembange apa,

___________________________________________

Hikayat..
Menurut cerita yang berkembang di kalangan rakyat jawa lagu ini merupakan peninggalan seorang dari Wali Songo yaitu Sunan giri.
Bercerita tentang kearifan, kesadaran akan kehidupan dan kematian

Turi-turi melambang sebuah pitutur (nasehat)
Putih melambangkan kain kafan atau sebuah kematian
Jadi Turi-turi putih adalah nasehat seorang guru kepada murid tentang arti akhir kehidupan yaitu kematian

Semoga bisa bermanfaat. Aamiin….

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Syurga Kita -Official Video Lyric

Biarpun hujan dan ribut
Tetap diri teguh merimbun
Walau luka dedaun gugur
Dari panas ku cipta bayang
Buat engkau teduh dan tenang
Mendakapmu dengan damai

Sungguhpun aku derita
Ku tetap berdiri
Demi cinta yang memberi cahaya
Hilang ribut langit pun cerah
Pergi sudah udara resah
Bahagia pun mekar
dan menghiasai indah warnanya

Kemarau kini tiada lagi
Dan hujan kasih pun membasahi
Tiap nafas mengulangi janji-janji kita

[chorus] Di puncak sana
Kita capai bahagia
Walau berliku rintangannya
Ketemu syurga di hati kita
Harum dengan kasih serta cinta

Di puncak sana kita capai bahagia
Walau berliku rintangannya
Ketemu syurga di dasar hati kita
Indah dihias setia dan percaya

Di puncak sana
Kita capai bahagia
Walau berliku rintangannya
Ketemu syurga di hati kita
Harum dengan kasih serta cinta

Lagu: Dakmie (Nasyeed Edutainment Publishing)
Lirik : Edry Faizal (Mixology Publishing)

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Doa setelah wudhu | dengan terjemahan

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Doa setelah wudhu

 ,أَشْهَدُ اَنْ لاَإِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَوَجْعَلْنَيْ مِن عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

“Asyhadu allaa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariika lahu, wa asyhadu anna mUhammadan ‘abduhu wa Rasuuluhu.
Allahumma j’alnii minat tawwabiina, waj’alnii minal mutathahiriina waj’alnii min ‘ibaadikash shalihiina.”

Artinya :

“Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah dan tidak ada yang menyekutukanNya. Aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku orang yang ahli bertobat, jadikanlah aku orang yang suci, dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang saleh.”

Semoga bisa bermanfaat. Aamiin….

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Diantara penyebab kesusahan adalah dosa

Diantara penyebab kesusahan adalah dosa, dan dosa pula yang menyebabkan tertutupnya hati. Letaknya segala kesusahan –tidak dimana-mana- melainkan di dalam hati. Demikian juga iman, letaknya dalam hati.

Di tama ada bunga yang keharumannya luar biasa, farfum paling wangi sekalipun tidak bisa menandinginya. Tapi karena hidungnya sakit, bau wangi bunga tidak tercium.

Hati yang sakit itu, bisa disebabkan suudzan (buruk sangka), dengki dan senang kalau orang lain mendapat musibah. Nah, hati yang sakit ini kalau tidak di “cuci”, di “bersihkan”, jika dibiarkan hati akan mati. Penyebab itu semua adalah goflah, lalai kepada Allah. Karena bahanya goflah begitu luar biasa, para kekasih Allah goflah, lalai, kepada Allah sedetik saja ia akan bertaubat dengan sungguh-sungguh.

Saat kita lalai kepada Allah, ukiran Allah dalam hati kita akan hilang. Ketika ukiran Allah hilang dari hati, kita tidak merasa kehilangan, tapi kalau kehilangan harta, dunia, susahnya minta ampun. Kita ingat Allah ketika ditimpa musibah, itupun hanya sepintas lalu.

Pada zaman Nabi saw, ada seorang sahabat yang cacat, kaki, tangan, dan matanya tidak berfungsi. Akibat luka yang dideranya saat berperang bersama Nabi saw. Para sahabat menangis, iba ketika melihatnya.

Tapi sahabat itu menjawab, saya tidak sedih, tangan, kaki, dan mata saya cacat, sebab Allah melekat dalam hati. Apakah artinya jika kaki utuh, tangan utuh, mata utuh, telinga utuh jika Allah tidak ada dalam hati.

Oleh sebab itu, sebagaimana dijelaskan di atas, para kekasih Allah, wali Allah lupa satu detika saja, atau lebih cepat dari 1 detik, harus bertaubat, yang bisa mengobati itu semua adalah taubat.

Demikian di sampaikan oleh Maulana al-Habib Luthfi bin Yahya. (Tsi).

Meraba yang lain adalah hikmat.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Inilah Makhluk Selain Manusia

Alam semesta demikian besarnya. Apakah hanya manusia saja. Ataukah ada makhluk lain. Sampai sekarang ilmu Astrobiologi belum menemukan data-data yang signifikan. Semuanya, baru pada tingkat dugaan dan asumsi-asumsi.
Karena itu, agaknya kita belum bisa bersandar pada data data empirik untuk membahas tentang penghuni alam semesta ini. Meskipun, baru baru ini NASA telah memperoleh data adanya air di Mars lewat pesawat tidak berawaknya. Akan tetapi semua itu masih jauh dari memadai untuk mengatakan di sana ada kehidupan. Untuk itu, akan lebih baik jika kita mendasarkan pembahasan kita pada informasi dari Al Quran. 
Di dalam Al Quran, makhluk yang telah diciptaan Allah selain binatang, tanaman dan benda mati hanya ada 3 yaitu malaikat, jin, dan manusia. Perhatikan bunyi hadits berikut : “Para malaikat diciptakan dari cahaya jin diciptakan dari nyala api dan Adam diciptakan dari apa yg disifatkan kepada kalian.” 
Makhluk Pertama : Malaikat  
Malaikat adalah makhluk Allah yang badannya terbuat dari cahaya. Badan cahaya itu lantas diberi Ruh oleh Allah. Maka jadilah malaikat. Karena badannya terbuat dari cahaya, maka badan malaikat itu memiliki berbagai keunggulan, jauh di atas manusia atau makhluk Allah lainnya. 
Bobotnya sangat ringan. Karena itu kecepatannya sangat tinggi. Bahkan tertinggi di alam semesta. Kecepatan cahaya adalah 300.000 km per detik. Karena itu, malaikat juga bisa bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi itu. 
Jika mau, malaikat bisa bergerak mengelilingi Bumi sebanyak 8 kali hanya dalam waktu 1 detik. Dengan kecepatan setinggi itu, malaikat lantas memiliki berbagai kelebihan. Di antaranya, malaikat memiliki waktu yang sangat panjang dibandingkan dengan waktu manusia. 
Terjadilah relatifitas waktu, sebagaimana diinformasikan Allah dalam ayat berikut ini. “Naik malaikat dan ruh kepadaNya dalam waktu sehari yang kadarnya 50.000 tahun.” QS Al Ma’arij (70) : 4 
Secara eksplisit Allah menginformasikan kepada kita bahwa sehari bagi malaikat adalah seperti 50.000 tahun bagi manusia. Kenapa bisa demikian? Karena malaikat memiliki kecepatan yang sangat tinggi. Ilmu Fisika Modern menjelaskan, bahwa bagi makhluk yang bergerak dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya, maka waktu akan bergerak lamban baginya. 
Kecepatan malaikat yang demikian tinggi itu bukan hanya berpengaruh pada cepatnya gerakan saja, melainkan juga berpengaruh pada panjang pendeknya waktu, sehingga terjadilah relatifitas waktu. Sehingga peradaban manusia modern yang diperkirakan berusia 50.000 tahun sejak penciptaan Adam itu, bagi malaikat baru terjadi sehari yang lalu, alias kemarin. Atau, katakanlah usia alam semesta yang diperkirakan 12 miliar tahun ini, bagi malaikat baru berusia 240.000 hari alias sekitar 660 tahun saja. 
Maka jangan heran jika di Al Qur’an terdapat banyak informasi tentang relatifitas waktu itu. Misalnya Allah mengatakan bahwa sehari pada hari kiamat memiliki kadar 1000 tahun, seperti firman berikut ini. “Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali. kali tidak akan menyalahi janji Nya Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu”.QS Al Hajj (22) : 47 
Makhluk Kedua : Jin 
Jin adalah makhluk Allah yang diciptakan sesudah malaikat. Jika malaikat berbadan cahaya, maka badan Jin dibuat Allah dari nyala api yang sangat panas, lantas ditiupkan RuhNya. “Dan jin Kami ciptakan sebelum (Adam) dari api yang sangat panas”QS. Al Hijr (15) : 27 (Jika ingin memahami kehidupan jin lebih jauh bacalah Surat Jin (72) : 1 – 28. Di sana Allah menggambarkan tentang kehidupan masyarakat jin.) Dengan kata lain, badan jin terbuat dari gelombang panas. 
Ia memiliki kualitas dan tingkat energi yang lebih rendah dibandingkan malaikat. Badan malaikat sangat ringan, sehingga bisa melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi, tetapi jin memiliki badan yang lebih berat dan lebih lamban. Namun karena dia berbadan gelombang panas., maka tetap memiliki berbagai kelebihan. 
Di antaranya, dia bisa merambat di berbagai jenis benda. Atau juga bisa melentur menembus benda. Jin memiliki kecepatan yang 10 kali kecepatan manusia, tetapi jauh di bawah kecepatan malaikat. Dan yang paling membedakan antara jin dan malaikat adalah dimensinya. Malaikat adalah makhluk berdimensi 9 yang hidup di langit ke tujuh, sedangkan jin adalah makhluk berdimensi 4 yang hidup di langit kedua. 
Malaikat bisa masuk menjelajah alam jin, tetapi sebaliknya jin tidak bisa memasuki dunia malaikat. Karena itu, Al Qur’an menggambarkan, kadang kadang jin mencoba mengintip dan mencuri dengar informasi dari alam malaikat, sebagaimana ayat berikut ini. “…akan tetapi barangsiapa (di antara mereka) yang mencuri-curi (pembicaraan); maka ia dikejar oleh suluh api yang cemerlang.” QS Ash Shaaffaat (37) : 10 
Berbeda dengan malaikat yang selalu taat, jin diciptakan untuk bisa membangkang terhadap perintah Allah. Mereka adalah makhluk yang nantinya akan dimintai pertanggungjawaban sebagai hamba Allah. Maka jin ada yang jahat dan ada yang baik. Ada yang kafir dan ada salih. Ada yang masuk Surga dan ada yang masuk Neraka. Jin yang jahat disebut setan. Dan kakek buyut dari setan adalah Iblis. 
Bangsa jin diciptakan lebih dulu dibandingkan manusia. Ada yang mengatakan sekitar 5.000 tahun sebelum manusia. Karena itu, ketika manusia diciptakan oleh Allah, bangsa Jin sudah sekian ribu tahun lebih maju dalam peradaban dan teknologinyanya. 
Makhluk Ketiga : Manusia 
Sebagaimana jin, manusia diciptakan Allah untuk beribadah kepadaNya. Manusia memiliki kebebasan untuk memilih peran dalam drama kehidupan ini : apakah ingin menjadi penjahat (setan) ataukah ingin jadi orang baik. Badan manusia terbuat dari unsur-unsur yang terdapat dalam tanah, sebagaimana telah dijelaskan pada bagian sebelumnya. 
Secara umum badan manusia terbuat dari zat-zat biokimiawi. Karena bersifat material, maka badan manusia paling berat di antara makhluk Allah yang bernama malaikat dan jin. Kedua makhluk yang disebut terakhir itu badannya terbuat dari gelombang elektromagnetik, yang bersifat energial. Sedangkan manusia material.
Maka manusia hidup di langit yang paling rendah, yaitu langit pertama. Jin hidup di langit yang lebih tinggi, yaitu langit kedua. Sedangkan malaikat hidup di langit yang paling tinggi, yaitu langit ke tujuh. Selain itu, langit ketiga sampai dengan langit ke enam juga ditempati oleh arwah manusia yang sudah meninggal. 
Mereka menunggu terjadinya hari kiamat, untuk dibangkitkan dan hidup kembali menempati badan wadagnya. “Sesungguhrrya Kami telah menghiasi langit dunia ini dengan hiasan bintang bintang”QS. Shaaffaat ( 37 ) : 6 
Jadi, langit yang berisi bintang-bintang itu adalah Langit Dunia alias Langit Pertama. Padahal, Allah menciptakan langit ini tujuh lapis. Jadi dimanakah letak langit kedua sampai ke tujuh? Hal ini akan saya sampaikan di lain kesempatan Badan manusia, oleh Allah, ‘diikat’ di langit dunia. dengan menggunakan dimensi 3. Sedangkan, jin ‘dipenjara’ Allah di langit kedua yang berdimensi 4. Dan malaikat dibebaskan Allah di langit ke tujuh, dengan berdimensi 9. 
Selama hidupnya manusia akan terikat di langit dunia yang berdimensi 3. Mereka hidup dan mati, serta dibangkitkan lagi di permukaan Bumi, setelah terjadinya kiamat kecil : yaitu hancurnya Bumi dan seluruh kehidupan di dalamnya. 
Dari penjelasan diatas, sebagai seorang muslim seharusnya kita sudah bisa menduga, siapakah oknum Alien atau UFO itu sebenarnya? Benar, JIN adalah oknum dibalik teka teki UFO / Alien selama ini. Tidak ada makhluk berakal lain yang diciptakan Allah selain 3 makhluk yang sudah kami jelaskan diatas. Bentuk, Dimensi, sifat, karakter dan teknologi yang sekian ribu tahun lebih maju dari manusia, memungkinkan jika JIN adalah dalang dibalik fenomena UFO yang belum mampu disingkap oleh pengetahuan modern selama ini tetapi sudah disiratkan Al Quran sejak 1500 tahun yang lampau. Maasya Allah, Laa Quwwata Illa Billah.
Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar